Alun Alun Banyumas setelah di Renovasi

Unknown Reply 00.35

Dari sejarahnya sebagai kota yang tumbuh sebagai pusat pemerintahan di masa lalu, Banyumas menyimpan banyak artefak dan heritage . Barbagai situs banyak di jumpai terutama di sekitar Kota Lama. Semoga kedepan situs ini menjadi andalan pariwisata daerah ini jika segala infrastruktur telah dibenahi dan difasilitasi oleh Pemda Setempat.
Untuk merevitalisai kota lama bukan hal yang mudah. Butuh biaya besar serta kepedulian berbagai pihak, bukan pemerintah daerah semata. Namun di tengah keterbatasan dana, ada usaha dari Pemkab Banyumas untuk menata Kota lama, menetapkan sebagai kota pusaka (heritage) , dan semua berawal dari alun alun terlebih dahulu.
Pemkab Banyumas, mulai Kamis (25/6) ini melakukan renovasi Alun-alun Banyumas. renovasi tersebut bertujuan untuk memperbaiki struktur alun-alun yang sudah termakan usia. menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar.
Dalam pembangunan kali ini, jalan pemisah di tengah alun-alun akan tetap dipertahankan. Jalan tersebut hanya akan dilebarkan dari 4,5 meter menjadi 6 meter dan akan dipaving.
Kemudian peningkatan rumput dan penanaman pohon peneduh. .Di sekelilingnya akan dibuat trotoar dan drainase. Kemudian pemasangan lampu hias dan lampu penerangan disetiap titik, sehingga akan tampak indah pada malam hari.
Alun-alun tersebut,  juga akan dilengkapi dengan panggung gelar budaya yang berada di sudut utara timur dan mimbar bendera untuk upacara resmi di lapangan sebelah timur. Sedangkan lapangan sisi barat akan difungsikan sebagai lapangan olah raga.



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Search

Wong cilik lahir di Sudagaran - Banyumas

Lahir 1974 di Banyumas dari seorang ayah bernama Sudiman anak seorang tukang yang bernama Tirtadiwirya, dari kakek buyut Suramedja yang berprofesi sebagai sipir di LP Banyumas

Manunggaling Kawulo Raharjaning Praja

Manunggaling Kawulo Raharjaning Praja

Follow us

Popular Posts